Tidak Sampai Satu Jam, Setengah Ton Cabai Ludes Terjual

11 Jan 2017, 14:05:09 WIBKabar Kaltim

 Tidak Sampai Satu Jam, Setengah Ton Cabai Ludes Terjual

 *Operasi Pasar Cabai Perum Bulog di Samarinda

SAMARINDA – Perum Bulog Kaltim – Kaltara menggelar operasi pasar menjual komoditi cabai dengan harga murah. Ini sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian sebagai bentuk pengamanan harga cabai di daerah dengan kebutuhan tinggi seperti Kota Samarinda.

Kepala Divisi Regional Perum Bulog Kaltim – Kaltara, Yayan Suparyan menyebut menyebut kehadiran operasi pasar cabai diharap membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya di tengah kondisi harga yang melambung tinggi sejak beberapa pekan terakhir.

Hasilnya, cabai yang dioperasi pasarkan sangat diminati masyarakat. Animonya cukup tinggi ditandai penjualan cabai yang dijual dengan harga murah tersebut sangat tinggi.

“Tidak sampai satu jam, setengah ton cabai ludes terjual. Kita berharap keberadaan operasi pasar ini banyak membantu dan harga cabai di pasaran cepat stabil,” kata Yayan Suparyan ketika ditemui saat menggelar operasi pasar cabai, di Depan Pasar Segiri Samarinda, Selasa (10/1).

Pelaksanaan operasi pasar sendiri merupakan instruksi Menteri Pertanian RI dalam rangka mengamankan harga cabai di Kaltim. Cabai didatangkan dari Semarang, Jawa Tengah.

Setelah ini, Perum Bulog akan kembali menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas ketersediaan kebutuhan dan harga pasaran di daerah. Seperti operasi pasar cabai, diisyaratkan akan kembali dilakukan dengan melihat animo masyarakat.

“Memperhatikan animo masyarakat untuk menyesuaikan ketersediaannya. Khawatir mendatangan barang dalam jumlah banyak, pembeli tidak ada. Padahal seperti cabai resiko busuknya cukup tinggi,” sebutnya.

Operasi pasar sendiri menjual cabai sebanyak setengah ton. Mekanismenya setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli setengah kilogram dengan harga Rp 27.500 atau dengan harga Rp 55.000 per kilogramnya.

Nampak Kepala Dinas Pangan Pertanian Tanaman Pangan, Ibrahim mendampingi jajaran Perum Bulog menggelar operasi pasar cabai dan mempromosikannya menggunakan pengeras suara. (diskominfo kaltim/arf)