BUDIDAYA NANGKA MINI DALAM POT

22 Des 2017, 08:57:51 WIBArtikel

BUDIDAYA NANGKA MINI DALAM POT

Cara menanam atau tabulampot nangka mini. Nangka Mini merupakan varietas baru jenis nangka. Tana

man yang hanya memiliki tinggi 3 – 5 meter ini sepertinya cocok dijadikan tanaman buah dalam pot. Apalagi sifatnya yang cepat berubah, membuat nangka mini kian dicari.

A. Sifat-sifat

Buah nangka mini dapat dinikmati setelah 4 bulan berbunga atau 1,5 tahun sejak penanaman dilakukan. Hanya nangka mini lebih kecil. Bobot buah rata-rata hanya 5-7,5 kg

 

  1. Syarat Tubuh
    1. Membutuhkan ketinggian tempat 700m dpl dengan tanah gembur agak berpasir
    2. Curah hujan sekitar 2.500-3.000 mm per tahun
    3. Suhu udara minimum 16-210 C dan maksimum 31-31,50  C

 

  1. Memilih Bibit Nangka Mini

Bibit nangka mini bisa diperoleh dari hasil perbanyakan biji dan sambung susu. Namun, dilihat dari produksi buah, bibit hasil perbanyakan dengan cara sambung susu lebih cepat dibandingkan bibit dari perbanyakan biji. Sambung susu dapat berbuah ketika berumur 2 – 3 tahun

 

D. Media Tanam

Media tanam yang digunakan harus porous. Umumnya, campuran media tanam yang digunakan hobiis tambulampot untuk nangka mini adalah tanah subur, pupuk kandang.  Sekam mentah dengan perbandingan 1 : 2 : 1

 

  1. Perawatan Harian
    1. Penyiraman

Untuk bibit, penyiraman dilakukan secara teratur satu kali sehari, yakni setiap pagi hari

  1. Pemupukan
    1. NPK (15-15-15) dengan dosis 25 gram per tanaman. Pupuk tersebut diberikan setiap bulan sekali. Setelah tanaman mulai berbuah, pupuk cukup diberikan 6 bulan sekali
    2. Pupuk kandang/kompos sebanyak 5 kg, diberikan 1-2 kali setahun
    3. Pupuk daun berupa gandasil D atau bayfolan setiap dua minggu sampai tanaman berumur 17 bulan
    4. Pemangkasan

Biasanya, pada batang tanaman sering tumbuh tunas-tunas baru. Sebaiknya, tunas-tunas hanya dipilih yang sehat dan kekar, sisanya harus dibuang. Pemangkasan cabang dimaskudkan untuk mengatur pembuahan, karena bunga betina muncul pada batang utama atau cabang primer.

 

  1. Merangsang Pembungaan
    1. Hentikan penyiraman hingga media kering, sekitar 7 hari
    2. Setelah bunga muncul, lakukan penyiraman setiap hari
    3. Tanaman harus terkena sinar matahari langsung
    4. Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengebor, atau mengikat batang. Tujuannya untuk menghambat hasil  asimilasi daun agar tidak menyebar ke seluruh bagian tanaman.

www.swadayaonlaine.com