Cara sukses budidaya semangka

29 Agu 2014, 14:58:20 WIBArtikel

Cara sukses budidaya semangka

Cara sukses budidaya semangka – Tanaman Semangka adalah tanaman yang sangat popular di masyarakat Indonesia. Disamping itu tanaman Semangka merupakan tanaman yang sangat bermanfaat untuk kesehatan karena banyak mengandung air dan serat. Oleh karena itu budidaya tanaman tersebut perlu dilakukan  dengan baik dan sesuai petunjuk tehnis agar didapat hasil yang memuaskan.
SYARAT PERTUMBUHAN
Curah hujan ideal 40-50 mm/bulan. Seluruh areal pertanaman perlu sinar matahari sejak terbit sampai tenggelam, suhu optimal +/- 250 C. Semangka cocok ditanam didataran rendah hingga ketinggian 600 m dpl. Kondisi tanah cukup gembur, kaya bahan organic, bukan tanah asam dan tanah kebun/persaahan yang telah dikeringkan. Cocok pda jenis tanah berpasir dengan keasaman tanah pH 6-6,7.


TEKNIS BUDIDAYA SEMANGKA


 1.    Persiapan Media Semai

  •     Campurkan Solbi Agro sebanyak 100 ml dengan pupuk kandang sebanyak 50 kg, dan tanah untuk lahan seluas 1000m2, didiamkan selama 1 minggu ditempat teduh dengan selalu dijaga kelembabannya dan sesekali di aduk aduk / dibolak balik.
  •     Campurkan tanah halus (yang telah diayak) sebanyak 2 ember, pupuk kandang matang yang telah diayak 1 ember, dan TSP +/- 50 gram dan dimasukkan dalam polibag ukuran 8×10 cm hingga terisi 90% nya.

2.    Teknis Perkecambahan Benih

  •     Benih dimasukan ke dalam kain lalu direndam dengan larutan Solbi Agro sebanyak 5 cc per liter air selama 10 jam.
  •     Setelah dilakukan perendaman, benih tersebut diperam dalam kertas sampul warna coklat atau Koran selama 1–2 hari.
  •     Benih yang sudah berkecambah dipindahkan ke media persemaian.

3.    Persemaian Benih dan Pemeliharaan Bibit

  •     Media semai disiram air secukupnya
  •     Benih yang telah keluar calon akar sepanjang 2 cmm disemaikan dalam polibag sedalam 1-1,5 cm.
  •     Polibag persemaian diletakkan berderet dan terkena sinar matahari penuh
  •     Penyiraman 1-2 kali sehari dan pada umur 12-14 hari bibit siap dipindam tanam ke lahan.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM
 1.    Pembukaan Lahan

  •     Lakukan pembajakan sedalam 30 cm dan kemudian dihaluskan dan diratakan.
  •     Bersihkan lahan dari sisa-sisa perakaran dan batu.
  •     Buat bedengan dengan lebar 1 m, tinggi 0,5 m, dan lebar telasah 2 m.
  •     Berikan kapur dolomite agar mencapai pH 6-6,7
  •     Berikan pupuk kandang yang telah dicampur Solbi Agro ( 1lt Solbi Agro untuk 1 ton pupuk kandang), seminggu sebelum   tanam.
  •     Pemupukan dasar dengan TSP 200 kg / ha, ZA 140 kg / ha dan KCL 130 kg / ha.
  •     Bedengan perlu diberi plastik mulsa dengan lebar 110-150 cm agar membantu mengurangi penguapan air dan pertumbuhan tanaman penggangu lainnya.

TEKNIS PENANAMAN SEMANGKA
1.    Pembuatan lubang Tanam

  •     Dilakukan satu minggu sebelum penanaman dengan kedalaman 8 cm, dengan jarak 20-30 cm dari tepi bedengan.
  •     Jarak tanam antar lubang 90-100 cm.
  •     Penanaman sebaiknya pagi atau sore hari kemudian dilakukan penyiraman hingga cukup basah.

 PEMELIHARAAN TANAMAN

 1.    Penyulaman

  •     Penyulaman dilakukan 3-5 hari setelah tanam.

2.    Penyiangan

  •     Lakukan penyiangan dengan cara mengatur cabang primer dan hanya dipelihara 2-3 cabang saja tanpa memotong cabang sekunder.
  •     Ujung cabang sekunder disisakan 2 helai daun.
  •     Cabang sekunder yang tumbuh padaruas yang ada buahnya dipotong agar tidak menganggu pertumbuhan buah.
  •  &