Gelar Pangan Nusantara 2018

30 Jul 2018, 14:10:43 WIBBerita Nasional

Gelar Pangan Nusantara 2018


JAKARTA - Gelar Pangan Nusantara sendiri diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan Kementan sebagai ajang untuk menunjukan kekuatan aneka ragam pangan segar dan olahan berbahan baku lokal dari seluruh penjuru nusantara. Yang diselenggarakan sejak 27 – 29 Juli 2018 di Balai kartini Jakarta, degnan melibatkan semua kalangan diantaranya ada instansi ketahanan pangan dari 34 provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Indonesia, pelaku usaha, pemerhati pangan lokal, dan swasta, yang mendukung pengembangan pangan local yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jendral Kementrian Pertanian.

Rangkaian Gelar Pangan Nusantara 2018 terdiri dari: Gerakan Cinta Makanan Indonesia, Temu Bisnis, Pameran Pangan Nusantara, Talkshow, Bazar Pangan Murah dan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Pojok Icip-Icip, Wisata Edukasi, Aneka Lomba. Hiburan (Band T-Koes), Games dan Doorprize. Provinsi Kalimantan Timur menampilkan sekaligus menyuguhkan icip-icip komoditi olahan  antara lain : Jelay, Tiwul, Mocaf, BDS, Olahan Kepiting, Olahan Salak, Olahan Nenas , Minuman keshatan Herbal, Olahan Cempedak

Tampil sebagai pembicara adalah Ketua Gabungan Pengusaha  Makanan dan Miniman (GAPPMI) Adhi S. Likman, Ahli teknologi  Pangan IPB Prof. F. G. iInarno dan Pakar Pemasaran Pangan Kafi Kurnia Selaku Moderator, Valerina Daniel pemnadu pada talkshow ini.

Dalam paparannya, Ketua GAPPMI Adhi S Lukman mengungkapkan bahwa pemerintah pusat mendorong dan menetapkan bahwa pemerintah daerah sampai desa wajib menentukan jenis cadangan pangan daerah. Untuk itu pemerintah daerah harus memetakan potensinya baik jumlah, jenis dan areanya yang bias jadi cadangan pangan nasional.

Teknologi Pengolahan Pangan Lokal mengungkapkan bahwa banyak sumber pangan lokal yang bias diambil manfaatnya seperti daun kelor, air kelapa bahkan serangga. Menurutnya seranggan memiliki kadar protein yang tinggi, begitu juga  daun kelor yang saat ini sudah banyak dipakai dalam industry makanan dan kosmetik Ujar Winarno.

Pakar Pemasaran Kafi Kurnia yang membawakan materi tentang Pemasaran Pangan Lokal yang Efektif menuju Pasar Global mengungkapkan bahwa inovasi adalah kunci dalam pemasaran produk. Selain inovasi kepercayaan diri juga merupakan hal yang wajib dimiliki dan bangga dengan produk Indonesia. Berikutnya ciptakan brand , gunakan brand Indonesia. Indonesia harus bias memanfaatkan kearifan lokal.