Gerakan Tanam Jagung Loa Ipuh

28 Nov 2018, 10:12:04 WIBKabar Kaltim

Gerakan Tanam Jagung Loa Ipuh

Tenggarong – Memasuki awal musim hujan pada November-Desember 2018 ini, Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Kartanegara  menargetkan tanam jagung hibrida seluas 14.557 hektare, November dengan target seluas 8.548  hektare dan Desember  5.909 hektare.  yang tersebar di sentra pertanian jagung maupun di lahan baru.

Gerakan tanam jagung pada lahan baru seluas 85 hektare dari potensi seluas 130 hektar itu dilaksanakan di Desa Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kertanegara. Pengolahan lahannya pun menggunakan mesin traktor roda empat, supaya bisa lebih cepat ditanami jagung.

Gerakan tanam jagung  dihadiri Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, Plt. Bupati Kukar Edi Damansyah, Kepala Dinas Pangan TPH Dr Ir H Ibrahim, Perwakilan Perusahaan, Perhiptani, Penyuluh pertanian serta Kelompok tani,  Dan  sekaligus membuka acara Gerakan Tanam, Selasa (27/11/2018). Gerakan tanam jagung tersebut dilakukan dalam rangka mendukung luas tambah tanam (LTT) di Kabupaten Kutai Kartanegara yang juga merupakan nilai tambah bagi petani.

Untuk mempercepat produksi jagung  ini pemerintah juga sudah memberikan bantuan berupa traktor roda empat, conseheller serta alat tanam jagung.

Isran mengatakan,” Jadi Petani itu jangan minder dan jadilah petani yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan,” ini menjawab banyak keluhan  petani yang masih saja banyak orang yang meremehkan arti petani.

“Pada tahun 2018 ini Kalimantan Timur untuk produksi jagung sudah surplus sebesar 36.917 ton dimana pada tahun 2016 produksi jagung sebesar 22.132 ton dan pda tahun 2017 naik menjadi 56.597 ton, ini menandakan bahwa Kaltim ditahun tahun mendatang akan menjadi sentra jagung nantinya,” ujar Ibrahim.

“Dengan adanya kegiatan ini kami sangat bahagia sekali program pemerintah dengan LTT jagung memberikan harapan bagi kelompok tani Saka Makmur karena sudah ada contoh di Kabupaten lain yang sudah mengikuti program pemerintah ini disamping harga jagung yang saat ini cukup baik berkisar 3.600 sampai 4.000 rupiah/kg,” ujar Lingkar Prawoto selaku ketua kelompok tani Saka Makmur Desa Loa Ipuh.

“Kalian buktikanlah dan kerjakeraslah dahulu dan lihatkan keberhasilan  kegiatan luas tambah dan tanam jagung  ini dalam mendukung program pemerintah, selanjutnya jika berhasil kita akan dukung lebih kedepannya”, ujar Isran. (SH)