Gubernur: Era Digitalisasi Untuk Kemajuan Bangsa

17 Mei 2018, 13:43:56 WIBKabar Kaltim

Gubernur: Era Digitalisasi Untuk Kemajuan Bangsa

SAMARINDA—— Gubernur Kaltim H. Awang Faroek Ishak mengajak masyarakat untuk manfaatkan era digitalisasi untuk kemajuan bangsa bukan untuk memperlemah bangsa.

“Diera digitalisasi kita harus mampu memanfaatkan masyarakat menjadi bangsa yang besar dan bersatu untuk menghindari ujaran kebencian,” Hal tersebut diucapkannya disela Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 110 di Kantor Gubenur Kaltim. Senin (21/5)

Karena itu, “saya minta  pemerintah, pengusaha  dan swasta ikut  bersam-sama bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh, itu pepatah yang sudah kita sering dilupakan,” ucapnya

Bersatu  dalam era digitalisasi menurut Gubenur Awang,  terutama bagi  generasi muda yang menyukai digitalisasi  ini berkaryalah sebaik mungkin  sekarng ini diman-mana muncul banyak anak–anak muda yang breprestasi, tidak terkecuali di Kaltim juga banyak ank-anak muda yang berkreasi memanfaatkan digitalalisasi untuk kepentingan bangsa.

Oleh sebab itu, mari bersama-sama jauhkan dunia digital dari anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif, agar anak-anak kita bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaat darinya.

Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini yaitu “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital” harus dimaknai dengan upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.

“Seharusnya sekarang kita juga bisa, sepikul berdua, menjaga dunia yang serbadigital ini, agar menjadi wadah yang kondusif bagi perkembangan budi pekerti yang seimbang dengan pengetahuan dan keterampilan generasi penerus kita,” tegasnya (diskominfo/ris)