Harga Cabe Akan Stabil

12 Jan 2017, 13:06:53 WIBKabar Kaltim

Harga Cabe Akan Stabil

Diperkirakan, Akhir Bulan Harga Cabai di Samarinda Tidak “Sepedas” Sekarang

SAMARINDA – Kepala Dinas Pangan Pertanian Tanaman Pangan Katim, Ibrahim memprediksi kenaikan harga cabai yang terjadi beberapa pekan terakhir di Samarinda segera berakhir. Ia memperkirakan selambatnya akhir bulan ini harga cabai sudah tidak “sepedas” sekarang.

“Akhir bulan sudah bisa normal kembali. Petani di Loajanan dan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara menunggu panen, sehingga ketersediaan di pasaran dipastikan akan tercukupi,” yakin Ibrahim saat operasi pasar cabai, di Depan Pasar Segiri Samarinda, Selasa (10/1).

Diakui Ibrahim, bila diperhitungkan memang apa yang ditanam mencukupi kebutuhan. Terlebih petani sebelum memasuki musim penghujan sudah melakukan tanam cabai musim kemarau. Setidaknya bisa mengantisipasi kurangnya produksi pada musim penghujan seperti sekarang.

Hanya saja produksi Kaltim terutama Samarinda bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tapi juga dikirm ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Walhasil berpengaruh terhadap ketersedian dan harga di pasaran saat produksinya lebih banyak dikirim ke Banjarmasin ketimbang untuk di Samarinda.

“Itu makanya kemarin sempat ada gejolak harga di Samarinda. Mudah-mudahan dalam beberapa hari panen rutin  dan ketersedian terpenuhi. Gilirannya harga akan stabil,” katanya.

Di sisi lain, Ibrahim mengaku hingga saat ini harga masih lumayan tinggi. Karenanya ia berharap operasi pasar cabai yang digelar Perum Bulog atas instruksi Kementrian Pertanian dapat membantu percepatan stabilnya harga pasaran.

Program tersebut bertujuan agar bulog menghadirkan cabai di wilayah yang sangat memerlukan. “Cabai yang ada ini dari Semarang. Kita  berharap bisa menekan harga. Apalagi dijual cukup murah. Jika dipasaran masih sekitar Rp 75 ribu – 80 ribu per kilogram, ini dijual Rp 27.500 per setengah kilogram atau Rp 55.000 perkilogram,” sebutnya.(diskominfo kaltim/arf)