OFTIMALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN MELALUI KONSEP KAWASAN RUMAH PANGAN LESTERI ( KRPL )

28 Okt 2016, 10:01:10 WIBArtikel

OFTIMALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN MELALUI KONSEP KAWASAN RUMAH PANGAN LESTERI ( KRPL )

 

Sitim budidaya Oftimalisasi pemanfaatan tanah pekarangan yang diterapkan di kelompok KRPL yaitu ;

I. Budidaya Vertikultur Model Talang Sistim Rak.

1.1. Persiapan tempat Tanam.

1. Membuat serangkaian rak - rak tinggi 0,5 - 1,5 m, lebar 1 - 1,5 m, panjang 2 - 4 meter dapat disesuaikan dengan luas halaman atau kebutuhan.

2. Mengatur 3 - 4 rangkaian rak - rak csecara merunduk/tangga dengan jarak antara undukan atau tangga 30 - 40 Cm dan lebar 25 - 35 cm.

3. Potong talang di sesuaikan dengan ukuran panjang rak, masing -masing ujung ditutup dengan menggunakan penutup talang kemudian dilekatkan dengan lem perekat besi.

4. Lubangi dasar talang dengan bor atau paku dengan diameter 1 - 1,5 cm dengan jarak 15 - 20 Cm.

5. Isi talang dengan media tanam tanah gembur/ humus 2 ( dua ) bagian, pupuk kandang ( kotoran Ayam atau kotoran Sapi ) 1 ( satu ) bagian dan kompos atau Petroganik 1 ( bagian ) atau perbandingan 2 : 1 : 1.

6. Media tanam yang sudah tercampur di beri Furadan 3G dan dilakukan penyemprotan pestisida Regen.

1.2. Penanaman.

Penanaman budidaya Vertikultur model talang dilakukan setelah talang diisi media tanam dan di biarkan selama 7 - 10 hari, baru dilakukan penanaman. Penempatan rak - rak pada tempat terbuka dan mendapat sinar matahai penuh terutama pada pagi hari dan siang hari. Ada beberapa cara penanaman yang dapat dilakuka yaitu :

1. Cara tanam langsung yang pertama, jenis sayuran Kangkung darat/ cabut, Bayam dan Sawi dengan cara benih dihambur atau ditanam kemudian ditutup dengan media tanam. Setelah penanaman dilakukan penyiraman pagi dan sore dilanjutkan sampai masa pertumbuhan di sesuaikan kebutuhan tanaman.

2. Cara tanam langsung yang kedua, Benih sayuran Kangkung darat/ cabut, Bayam dan sawi ditanam dengan sistim larikan atau sistim tugal kemudian tutup dengan media tanam. Setelah penanaman dilakukan penyiraman pagi dan sore dilanjutkan sampai masa pertumbuhan di sesuaikan kebutuhan tanaman.

2. Budidaya Vertikultur model Pot atau Polybag.

Jenis Pot yang digunakan yaitu dari Pot bunga/timba plastik. Polibag yang digunakan yaitu Polybag ukuran sedang ( 5 - 10 Kg ) dan polybag ukuran besar ( 15 - 25 Kg ). Pot atau polybag pada prinsipnya dapat menampung media tanam dalam jumlah cukup untuk persediaan unsur hara yang dibutuhakan dalam pertumbhan tanaman. Jenis tanaman yang dibudidayakan yaitu Tomat, Terong, Cabe, Seledri, Bawang Pre/ Bawang daun dan Petsai. Jenis Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) yaitu Jahe, Kencur, Lengkuas, Kunyit, Temu lawak, Sereh, Sambiloto dan Kumis. Pot dan polybag ditaruh pada Rak - rak dan dihalaman disesuaikan dengan model dan luasan pekarangan di usahakan pada tempat terbuka dan tidak kena naungan dari bangunan maupun dari tanaman. Penemapatan Pot dan polybag diusahakan mendapat penyinaran matahari secara penuh terutama pada pagi dan siang.

2.1. Persiapan tempat tanam.

1. Membuat serangkaian rak - rak dengan tinggi antara 0,5 - 1,5 meter, lebar 30 - 40 Cm, panjang 2 - 4 meter dapat diseuaikan dengan kebutuhan.

2. Mengatur 2 - 4 rangkaian rak secara merunduk/ tangga.

3. Isi Pot dan Polybag dengan media tanam tanah gembur/ humus 2 bagian, Pupuk kandang ( Kotran Ayam atau Sapi ) 1 bagian dengan perbandingan 2 : 1. Atau Tanah Gembur/ humus 3 bagian dan Pupuk Kompos/ Petroganik 1 bagian dengan perbandingan 3 :1.

4. Media tanam kemudian di beri Furadan 3 G dan di campur/ diaduk secara merata dan dilakuka penyemprotan pestisida Regen.

5. Masukan media tanam kedalam Pot atau Polybag ¾ bagian.

6. Polybag yang sudah diisi media tanam dibiarkan selama 7 - 10 hari, baru dilakukan penanaman.

2.2. Penanaman.

 Penanaman yang dilakukan dalam budidaya sayuran sistim vertikultur dalam polybag/ pot sistim tegak tanam tidak langsung/pemindahan benih hasil dari pesemaian dari kebun bibit kelompok yaitu :

1. Pilih bibit yang sehat pertumbuhanya, tidak cacat dan seragam.

2. Bibit sudah berumur 10-14 hari mempunyai 4 - 5 helai daun.

3. Keluarkan bibit dari tempat pesemaian dengan hati -hati agar akar dan batang tidak rusak.

4. Buat lubang tanam ditengah polybag.

5. Penanaman dengan cara memasukan bibit sampai batas leher/pangkal akar kemudian ditekan dan ditutup dengan media tanam.

6. Penanaman dilakukan pada pagi atau sore hari.

7. Dilakukan penyiraman pagi dan sore hari pada awal pertumbuhan dan dilanjutkan disesuaikan kebutuhan pertumbuhan tanaman.

2.3. Pemupukan.

Pemupukan bertujuan menambah unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman, karena media tanam dalam polybag/pot setelah 20 hari persediaan unsur hara semakin berkurang dan p