Percepat diversifikasi pangan melalui potensi pangan lokal

30 Apr 2019, 14:34:21 WIBKabar Kaltim

Percepat diversifikasi pangan melalui potensi pangan lokal

Samarinda -  Penyediaan pangan sehat bergizi seimbang menjadi sebuah tantangan pembangunan pertanian. Setelah hasil positif yang didapat dari upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai, saatnya potensi pangan lokal juga diangkat dan digalakkan kembali.

Hal tersebut dibahas dalam seminar sehari  mengangkat pangan lokal untuk percepatan diversifikasi pangan mendukung kedaulatan pangan nasional yang dilaksanakan oleh Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur. (Selasa (30/04/19).

Hal ini karena masyarakat masih perlu membudidayakan komoditas lokal dan mebudayakan kembali konsumsi terhadap komoditas selain beras.

Sementara,  telah menghasilkan berbagai inovasi teknologi pendukung gerakan diversifikasi pangan serta komoditas pangan lokal.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur                            DR. Ir.H.Ibrahim,MP   mengatakan  komoditas lokal yang berpotensi mengkonversi beras dan terigu merupakan tanaman yang bisa dibudidayakan di pekarangan sehingga tidak ada persaingan lahan dengan komoditas utama seperti padi, jagung dan kedelai.

Menurutnya, jika perubahan pola konsumsi ini sudah berjalan, maka akan mampu menimbulkan gerakan ekonomi baru. Ekonomi baru ini akan tumbuh dan berkembang pada produksi dan pengolahan komoditas lokal selain beras. Sekaligus berpotensi menjadi sumber kesejahteraan masyarakat, tambahnya.

Program diversifikasi pangan akan dimulai dari pengolahan, seperti bagaimana pengolahan sukun, singkong  atau pangan lokal lainnya. Jika diversifikasi produk olahan tersebut dapat diterima khalayak, maka akan mampu menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. (sh)