Petani Kaltim Harus Maju dan Sejahtera

26 Sep 2013, 10:03:40 WIBKabar Kaltim

Petani Kaltim Harus Maju dan Sejahtera

SAMARINDA – Petani Kaltim harus maju dan sejahtera. Petani harus menguasai teknologi pertanian terkini, menguasai peralatan permesinan dan petani  harus memiliki lahan yang cukup untuk menunjang kesejahteraan kehidupan.  
Demikian Ditegaskan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim  H. Ibrahim usai peringatan Hari Tani Nasional tingkat provinsi Kaltim yang dipusatkan di Dusun Sukorejo Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (24/9).  
“Hari Tani Nasional diperingati karena adanya keinginan reformasi lahan pertanian melalui Undang-Undang Agraria. Tanah yang sebelumnya dikuasai feodalisme beralih kepada kepemilikan masyarakat. Momentum inilah yang harus diingat bahwa pemerintah harus mendukung kepemilikan lahan oleh petani,”ujarnya.
Menurut dia, latar belakang diperingatinya Hari Tani Nasional adalah untuk mengingatkan kita semua bahwa petani di Indonesia termasuk di Kaltim layak untuk mendapat lahan pertanian dengan luasan antara  dua hingga lima hektar
Dijelaskan, saat ini terdapat 274.000 rumah tangga tani di Kaltim dengan rata-rata penghasilan antara Rp3,5 hingga Rp7,5 juta per bulan yang didapat dari semua sektor pertanian, yaitu pertanian tanaman pangan, perikanan, kehutanan dan perkebunan.   
Dukungan pemerintah kini tidak saja melalui distribusi lahan, tetapi juga melakukan perlindungan lahan, bantuan pengurusan surat tanah  dan bantuan-bantuan  untuk menghasilkan produksi berupa bibit dan peralatan.  
“Kita harus mengubah pandangan bahwa menjadi petani adalah pekerjaan yang kotor bergelut dengan lumpur dan tanah. Saat ini untuk menjadi petani tidak lagi harus memegang cangkul dan parang, tetapi telah menggunakan alat permesinan modern,” ujarnya.    
Dalam peringatan Hari Tani Nasional di Samarinda, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi dan Kota Samarinda memberikan bantuan kepada beberapa kelompok tani dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berupa traktor tangan, alat penanam padi, alat perontok padi, mesin pengolah gabah, mesin pembuat guludan tanah, alat penyemprot, terpal jemur padi dan bantuan bibit sayur, buah dan jamur tiram.(yul/hmsprov)

// foto pemberian alsintan secara simbolis oleh Gubernur  H. Awang Faroek Ishak di dampingi H. Ir.  Ibrahim, MP di acara panen raya padi di desa Bangun Rejo Kec. Tenggarong Seberang Kab. Kutai Kartanegara (sh/hmsdistanprov)