Poktan di Tabang Terima Bibit Buah Lai Mahakam dan Jagung Ibrahim : Uji Coba Pertanian Rumah Tangga

12 Sep 2017, 14:57:37 WIBKabar Kaltim

Poktan di Tabang Terima Bibit Buah Lai Mahakam dan Jagung Ibrahim : Uji Coba Pertanian Rumah Tangga

TABANG - Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) kini terus eksis tidak saja memajukan dan mengembangkan pangan menuju swasembada beras  di Kaltim tetapi juga eksis dalam pengembangan buah dan holtikultura, seperti memberikan 100 pohon bibit buah Lai Mahakam kepada dua   kelompk tani  (poktan) di Kecamatan Tabang (Kutai Kartanegara). 

 Kepala DPTPH Kaltim H Ibrahim mengatakan  bantuan bibit pohon buah Lai  Mahakam tersebut sebagai uji coba dengan pendekatan rumah tangga, seperti keberhasilan  rumah tangga di Probolinggo yang tidak ada kebunnya dan  pohon mangga  hanya ditanam di pekarangan rumah  dua sampai tiga pohon, tetapi kalau sudah musimnya bukan main banyaknya dan itu sangat berhasil.  

 "Oleh karena itu, kita  ingin mencontoh  pendekatan mangga yang berasal dari daerah Probolinggo dan diharapkan ini juga bisa berhasil di Kaltim khususnya di daerah Kecamatan Tabang," kata Ibrahim usai menyerahkan 100 bibit pohon Lai Mahakam  kepada dua poktan di Kecamatan Tabang, belum lama ini. 

 Selain itu, juga diserahkan bibit jagung.  Ibrahim mengatakan di tiga kecamatan yaitu Tabang, Kenohan dan Kecamatan Kembang Janggut terdapat 45 poktan  yang terdiri  Kecamatan  Kembang Janggut ada 27 poktan dengan luas areal tanam kurang lebih 330 hektar. Kemudian di Kecamatan Tabang ada 10 poktan menanam kurang lebih 170 hektar dan Kecamatan Kenohan ada 8 poktan dengan areal tanam kurang lebih 138 hektar. 

 "Jadi total dari  tiga kecamatan  tersebut ada 45 poktan yang mengembangkan jagung dengan luas kurang lebih 638 hektar dengan jumlah bibit hanpir 9.570 kg . Oleh karena itu, diharapkan pengembangan jagung pada tiga kecamatan tersebut bisa tumbuh dengan baik, sehingga  poktan  dapat meningkat perekonomiannya hingga berimbas pada peningkatan kesejahteraan para anggotanya," papar Ibrahim.  

Terkait hasil produksi jagung yang dihasilkan poktan, Ibrahim meyakinkan kepada para poktan bahwa untuk tidak khawatir karena pemasarannya sudah ada. Karena DPTPH sudah bekerja sama dengan gabungan pengusaha makanan ternak.

 "Sebelumnya  sudah ada MoU  antara Menteri Pertanian dengan semua gabungan pengusaha makanan ternak. Kebetulan Kaltim adalah wilayah kerja salah satu perusahaan ternak yang siap  menampung hasil produksi jagung dari seluruh wilayah Kaltim," yakin Ibrahim. (mar/sul/es/humasprov)