Programkan 600 Hektar Lahan Jagung, Target Datangkan Mentan

26 Apr 2017, 07:40:26 WIBKabar Kaltim

Programkan 600 Hektar Lahan Jagung, Target Datangkan Mentan

 

TALISAYAN – Dengan sisa masa jabatan hanya kurang lebih dua bulan lagi, Kepala Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan, Imam Supriadi, masih konsisten menggalakkan sektor pertanian jagung yang menjadi komoditi andalan di kampungnya. Pihaknya kini tengah serius mengembangkan jagung seluas kurang lebih 600 hektar, dengan memanfaatkan lahan-lahan yang ada.

Lebih jauh disampaikannya, saat ini untuk lahan yang sudah dimanfaatkan untuk pertanian jagung baru berkisar 200 hektar saja. Sementara, untuk penambahan lahan seluas 400 hektar lainnya masih dalam persiapan. Pria yang akrab disapa Imam ini mengatakan, perencanaan pengembangan pertanian jagung tersebut, bukan tanpa alasan. Dirinya ingin mengulang kesuksesan di dua tahun awal kepemimpinannya, yang berhasil menjadikan dirinya sebagai kepala kampung pertama di wilayah Pesisir Selatan Berau, yang menggelar panen raya jagung dengan mendatangkan Bupati Berau yang saat itu masih dijabat Makmur HAPK, dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke Kampung Eka Sapta. 

"Target kita melakukan penanaman jagung serentak dengan luasan 600 hektar. Sekarang kita masih mematangkan persiapan, agar rencana ini dapat berhasil," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (24/04/2017).

Sebenarnya, rencana untuk mendatangkan Menteri Pertanian (Mentan) tersebut sudah pernah dilakukannya pada 2014 lalu. Hanya saja, upaya tersebut gagal karena beberapa kendala. Di tahun 2017 ini, dirinya optimis dapat merealisasikan impiannya tersebut. Apalagi menurutnya, rencana itu juga didukung masyarakat yang ada di kampungnya, khususnya para petani jagung. Ia menilai, dengan kedatangan Mentan ke kampungnya, akan banyak dampak positif yang didapatkan. Salah satunya adalah meningkatkan semangat petani jagung di kampungnya, dan berbagai bantuan pertanian lainnya yang dapat menunjang petani dalam mengembangkan jagung. 

Ia juga mengakui, terkait rencana tersebut pihaknya juga didukung oleh Pemkab Berau melalui Dinas Pertanian (Distan). Pasalnya, pihaknya mendapatkan bantuan bibit dari Distan sebanyak kurang lebih 11 ton. 

"Pemkab mendukung rencana ini. Jika ini menjadi kenyataan, dampaknya akan besar sekali untuk masyarakat Kampung Eka Sapta, terutama kepada petani jagung di sini," bebernya.

 Agar rencana tersebut dapat berjalan sesuai dengan rencana, pihaknya juga akan selalu melakukan komunikasi dengan intansi terkait agar rencana mendatangkan Mentan saat panen raya tersebut dapat dilakukan. Apalagi, kata dia, Kampung Eka Sapta merupakan salah satu kampung penghasil jagung terbesar di Kabupaten Berau. Bahkan, dengan potensi tersebut, kampungnya diberi gelar oleh mantan Bupati Berau waktu itu sebagai "Kampung Jagung". 

“Rencana ini kita targetkan tahun ini dapat terealisasi. Kita ingin mengulang keberhasilan pertanian jagung beberapa tahun lalu. Kita berharap, Pemkab Berau tak bosan mendukung dan membimbing agar Mentan dapat menginjakkan kakinya di Kampung Eka Sapta,” harapnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia

http://www.beraunews.com