Semangka di babulu hasilkan 20 ton/ha

30 Agu 2013, 11:52:07 WIBKabar Kaltim

Semangka di babulu hasilkan 20 ton/ha

Panen Semangka  di Sentra Pengembangan Padi

Panen raya semangka di lahan Kelompok Tani  Setia Abadi  Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara pada hari Kami 28 Agustus 2013 terasa sangat menggembirakan bagi petani karena hasil yang didapat sangat berlimpah dan menguntungkan. Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan berupa sarana produksi  handsprayer, pestisida serta benih kedele. Selain kegiatan panen semangka tersebut bersamaan juga ditempat lain kelompok tani mukti jaya melakukan pemanenan buah jeruk keprok siam.

Kawasan tersebut merupakan sentra pengembangan  padi dan merupakan daerah lumbung padi Kaltim karena dari luas lahan fungsonal 150 ha dan produktivitasnya mencapai 4 s/d 5 ton/ha nya.

“Tanam semangka ini merupakan tanaman selingan setelah tanaman padi yang beberapa bulan waktu telah selesai dipanen, biasanya setelah tanam padi diselingi dengan tanam jagung atau kedele, karena melihat dari keuntungan sertra prospek dari tanam semangka lebih menjanjikan maka petani disini serentak menanam semangka  yang jelas keuntungannya cukup untuk meningkatkan tarap hidup petani,  kata Kadis Pertanian Prov. Kaltim  Ir. H.Ibrahim,MP”.

Di PPU  ini banyak dikembangkan buah-buahan  anatara lain melon, semangka , sawo dan hari ini kita menyaksikan panen semangka  seluas 80 ha, dengan hasil per ha nya mencapai 20 ton lebih sedangkan biaya produksi hanya 15 juta jika dilihat dari hasilnya 20 ton  di kali 3.000 saja akan diperoleh 60 juta dan dikurangi biaya produksi sebesar 15 maka yang diterima oleh petani per ha nya adalah 45 juta dalam 2 bulan panen”, Ujarnya.

Untuk kendala saat ini tidak ada karena semangka biasanya sangat butuh banyak air namun petani disini telah memiliki alat pompa dan sumber air yang cukup tersedia,  harga saat ini sangat menjanjikan karena biasanya harga diputuskan dulu baru semangka dipanen, harga berkisar  2.500 s/d 4.000  , ungkap Sunarji ketua kelompok tani setia abadi.

Jika dilihat dari hasil panen jeruk saat ini kami bisa dapat membeli 10 ton beras, karena untuk lahan saya yang hanya ¼ ha menghasilkan 30 juta,” menurut suratman ketua kelompok tani  mukti jaya, namun untuk tanaman padi kami tetap prioritaskan karena merupakan kebutuhan pokok pangan kita.  (Humas/distan)