Teknik Budidaya dan Cara Menanam Nanas Agar Melimpah Hasilnya

12 Mei 2017, 09:27:55 WIBArtikel

Teknik Budidaya dan Cara Menanam Nanas Agar Melimpah Hasilnya

Nanas adalah buah tropis yang banyak dikenal di belahan dunia. Khususnya Wilayah Amerika Latin, Hawaii, Thailand, Vietnam, dan tentunya Indonesia. Budidaya nanas memang menguntungkan, di samping perawatannya mudah, buah ini memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kali ini kita akan mengulas beberapa teknik budidaya nanas dan juga cara menanam nanas.

Pembibitan atau pemilihan bibit yang unggul sangat berperan dalam keberhasilan budidaya nanas. Bibit unggul dipercaya mampu tumbuh dengan baik, tahan serangan hama penyakit dan tentunya produktif atau memiliki hasil produksi memuaskan. Pembibitan nanas bermacam – macam, seperti yang biasa dilakukan dengan cara vegetatif dan generatif. Cara vegetatif paling sering terapkan yaitu dengan cara memanfaatkan tunas akar (anakan), tunas batang (tunas dari induk), tunas buah, mahkota buah dan stek batang.

Teknik penyemaiannya yaitu pada saat penyemaian bibit tentunya akan lebih baik jika diolesi zat perangsang akar (obat perangsang pertumbuhan akar). Tanam bibit ke dalam tempat persemaian dengan kedalaman sekitar 1,5 cm sampai 2,5 cm. Jarak tanam wajar adalah sekitar 5 - 10 cm. Kondisi dari tempat penyemaian harus selalu lembab (tidak basah dan tidak kering, tetapi berair) dan tidak kering supaya bibit nantinya tidak mati. Pemindahan bibit dapat kita lakukan setelah bibit tumbuh setinggi 25 - 30 cm atau memiliki umur 3 - 5 bulan.

Untuk pengolahan lahan, tanah harus digemburkan dengan cara dibajak manual / otomatis atau dicangkul. Setelah itu, kita siapkan bedengan dengan lebar  80 cm sampai 120 cm dan jarak tanam antar bedengan adalah 90 cm - 150 cm.

Penanamannya yaitu dengan pembuatan lubang tanam yang memiliki ukuran 30 x 30 x 30 cm pembuatan lubang tanam dapat dengan menggunakan cangkul atau tunggal atau ju