Budidaya Bawang Merah di Tanah Podsolik Merah Kuning

06 Jul 2017, 13:54:38 WIBArtikel

Budidaya Bawang Merah di Tanah Podsolik Merah Kuning

bang dengan sempurna. Pada musim kemarau, tanaman disiram dua kali sehari.

Selain perlakuan penting ini, pemupukan juga mutlak diberikan sebagai sumber hara bagi tanaman. Petani setempat memberikan pupuk NPK.

Pengadaan Benih

Ketersediaan benih menjadi masalah utama dalam pengembangan bawang merah. Benih biasanya dibeli dari brebes sehingga harganya mahal. Untuk mensiasatinya, mereka membuat benih sendiri. Benih dari Brebes ditanam dari hasilnya sebagian daigunakan untuk musim tanam berikutnya. Namun pada saat panen, bawang sangat laku dijual sehingga kadang petani menjual semua hasil panen, termasuk yang dicadangkan untuk benih. Pengedaan benih sebelumnya dibantu oleh Dinas Pertanian setempat.

Petani pernah ada yang membeli bawang dari pasar kemudian dijadikan benih, namun pertumbuhan dan hasil panennya rendah. Hal ini karena bawang untuk konsumsi dipanen lebih awal daripada bawang untuk benih.

Transfer Teknologi

Dinas Pertanian Kabupaten Paser menetapkan bawang merah dan jeruk sebagai komoditas hortikultura unggulan. Sentra bawang merah adalah Desa Sekuen Makmur Kecamatan Muara Komam. Beberapa petani dari desa lain telah di fasilitasi untuk berkunjung ke desa tersebut guna budi daya bawang merah. Selanjutnya, mereka diharapkan mengembangkannya di desanya, antara lain desa Padang Jaya Kecamatan Kuaro. Menurut petani bawang merah di Padang Jaya, Produksi bawang merah cukup baik dengan umbi yang besar. Tanaman diberi kompos dan pupuk hayati tricoderma. Pupuk hayati ini diproduksi oleh kelompok tai yang dibina Balai Proteksi Tanaman Pangan Kalimantan Timur. Tricoderma bermanfaat untuk melemahkan serangan jamur fusarium.