Budidaya Padi Jajar Legowo Super

10 Agu 2017, 12:45:21 WIBBerita Nasional

Budidaya Padi Jajar Legowo Super

kan alat tanam transpalnter. Benih disebar dalam media dapog yang berukuran 18 x 56 cm dengan jumlah benih sekitar 100-125 gram/kotal. Dapog dibuat secara insitu mengunakanplastik lembaran dengan media tanam terdiri dari campuran tanah dan pupuk kandang. Langkah selanjutnya adalah menanam bibit dengan menggunakan mesin transplanter. Penggunaan alat bertujuan untuk mengefisienkan waktu tanam dan tenaga kerja petani.

Pada Sitem jejar legowo super kerapatan tanaman merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Sistem tanam jajar legowo meupakan sistem tanam pindah dengan memberikan lorong kosong. Sistem tanam ini bertujuan untuk meningkatkan populasi tanaman padi per satuan luas sehingga adaanya efek tanaman pinggir dan mempermudah pemeliharaan tanaman. Penanaman bisa dengan sistem tanam jejar legowo 2:1 dengan jarak tanam 25 x 12,5 x 50 cm sehingga meningkatkan populasi tanaman menjadi 213.333 rumput/ha, atau terdapat peningkatan 33,3% dibandingkan sistem tegel.

Pemupukan organik dengan memberikan pupuk Petroganik atau kandang yang telah matang dan pemupukan organik dilakukan tiga kali yaitu pemupukan dasar pada umur 7 – 10 hari setelah tanam (HST). Pemupukan pertama pada umur 25 – 30 (HST) danpemupukan kedua pada umur 40-45 (HST). Untuk ekcukupan N dapat dilakukan dengan menggunakanbagan bawah daun (BWD) setiap 10 hari sehingga menjelang berbunga. Penanganan hama dan penyakit tanaman dilakukan diutamakan penanaman secara serempak, penggunaan varietas tahan, pengendalian hayati, biopestisida, fisik dan mekanik, feromon dan mempertahankan populasi musuh alami hindari penggunaanpupuk N secara berlebihan.(Miskat Ramadani/BB Padi,Balitan)