Potensi Bawang Merah Di Kaltim

19 Jun 2017, 09:08:15 WIBKabar Kaltim

Potensi Bawang Merah Di Kaltim

oduksi petani, sehingga secara bertahap bisa memenuhi kebutuhan dalam daerah dan jangka panjangnya bisa mewujudkan target swasembada bawang merah yang ditetapkan pemerintah harus terwujud pada 2020.

“Setelah diujicoba untuk lahan Kaltim bibit bawang merah tuk – tuk mampu menghasilkan sekitar 12 – 25 ton perhektarnya. Terlebih biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah ketimbang menggunakan umbi,” sebutnya.

Kedepan ia berharap penggunaan bibit bawang merah tuk – tuk bisa disosialisasikan kepada kabupaten/kota. Khususnya yang berpotensi mengembangkan bawang merah seperti  Kabupaten Paser yang tahun ini akan dikembangkan sekitar 20 hektare dari dana APBN, Penajam Paser Utara  20 hektare, Berau 30 hektare. Kukar 20 hektare,  serta Balikpapan 10 hektare.

“Tiap tahun ada pengembangan dana APBN. Tahun ini hanya dapat 100 hektare untuk 6 kabupaten/kota dimaksud. Meskipun rencana diawal 120 hektare untuk 7 kabupaten/kota sebelum dikurangi untuk Samarinda 20 hektare,” katanya.

Sementara Farid menyebut rencana kerjasama dianggap penting untuk mengejar target produksi tahun – pertahun. Sebab tidak dipungkiri setiap pelaksanaan menghadapi kendala, diantaranya tender pengadaan benih saat diperlukan terkadang tidak tepat harga.

“Apalagi untuk umbi masih didatangkan dari luar. Sering kali susut sekitar 4 persen dan belum pasti tumbuh 100 pesen,” sebutnya.

Masalah lainnya saat didistribusi dihadapkan kendala keberagaman kesiapan petani. Ada yang siap dan tidak, sementara tidak didukung proses penyimpangan bibit yang baik. Walhasil tidak jarang bibit lebih dulu busuk.