Back to homepage

Potensi Berau

Keadaan Umum Kabupaten bERAU

1.  Letak Geografi dan Administratif

 

Kabupaten Berau mempunyai luas wilayah 34.127 km2, terdiri dari 13 kecamatan yaitu Kecamatan Kelay, Tabalar, Talisayan, Biduk-biduk, Pulau Derawan, Maratua, Sambaliung, Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Segah, Teluk Bayur, Batu Putih dan Biatan.

Kabupaten Berau terletak antara 10 sampai 2033” Lintang Utara (LU) dan 1660 sampai 1190 Bujur Timur (BT). Batas Administrasi Kabupaten Berau di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Bulungan, di sebelah Timur berbatasan dengan Laut Sulawesi, di sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Kutai Timur dan di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara dan Malinau (Tabel 1.1).

 

Tabel 1.1. Letak geografi dan administratif Kabupaten Berau

 

Letak geografi

Batas wilayah

LU

BT

Utara

Timur

Selatan

Barat

10 - 2033”

1160 - 1190

Kab. Bulungan

Laut Sulawesi

Kab. Kutai Timur

Kab. Kutai Barat, Kutai Kartanegara dan Malinau

 

1.2.    Luas Wilayah dan Geologi

 

1.2.1.   Luas wilayah berdasarkan kemiringan dan ketinggian

Luas wilayah berdasarkan ketinggian tempat dari permukaan laut tertera pada Tabel 1.2. Wilayah yang terluas adalah wilayah yang mempunyai ketinggian tempat 100-500 m di atas permukaan laut, yang mencapai 897.881 ha atau 42,27% dari wilayah Kabupaten Berau.

 

Tabel 1.2.    Luas wilayah berdasarkan ketinggian tempat dari permukaan laut Kabupaten Berau

 

Ketinggian (m)

Luas Wilayah km2

Persentase (%)

0-100

816.709

38,45

100-500

897.881

42,27

500-1000

345.550

16,27

> 1000

63.860

3,01

Jumlah

2.124.000

100

 

 

 

1.2.2.    Jenis tanah

Jenis tanah di Kabupaten Berau tertera pada Tabel 1.3. Jenis tanah yang terluas adalah podsolik yang mencapai luas 820.085,60 ha atau 24,03% dari luas wilayah Kabupaten Berau.

 

Tabel 1.3.   Jenis tanah dan luas wilayah Kabupaten Berau

 

No.

Jenis Tanah

Luas (Ha)

Persentase (%)

1.

Regosol

5.278,20

0,15

2.

Alluvial

81.056,40

2,38

3.

Alluvial Gambut

17.594,90

0,52

4.

Organosol

4.756,90

0,14

5.

Podsolik

820.085,60

24,03

6.

Podsolik/Latosol

438.198,30

12,84

7.

Podsolik/Litosol

1.669,70

0,05

8.

Podsolik/Regosol

465.790,00

13,65

9.

Mediteran

134.236,70

3,93

10.

Renzina

66.467,40

1,95

11.

Latosol

9.947,50

0,29

12.

Litosol

72.749,50

2,13

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Kabupaten Berau, 2011

 

 

1.3.        Iklim

Komponen iklim adalah curah hujan (jumlah curah hujan tahunan, bulanan, hari hujan), suhu udara, kelembaban, penyinaran matahari.  Iklim merupakan komponen penting dalam menentukan keberhasilan produksi pertanian, khususnya tanaman pangan di suatu daerah/wilayah. Bagi tanaman pangan, khususnya curah hujan sangat diperlukan untuk menentukan waktu tanam dan waktu panen, serta proses pasca panen. Terjadinya penyimpangan iklim akan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya hasil, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, misalnya serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu pengetahuan iklim dari suatu daerah/wilayah sangat penting untuk diketahui.

 

1.3.     Demografi

Jumlah penduduk di Kabupaten Berau meningkat terus dari tahun 2007 sampai tahun 2010 (Tabel 1.7).  Pada tahun 2010 jumlah penduduk mencapai 179.444 jiwa.

 

Tabel 1.7.     Luas wilayah dan jumlah penduduk tahun 2006 s/d 2010 Kabupaten Berau

 

No

Kecamatan

Luas wilayah (km2)

Tahun

2006

2007

2008

2009

2010

1.

Kelay

6.135

5.490

5.259

5.364

4.750

4.490

2.

Talisayan

1.798

8.982

8.743

8.917

9.643

10.036

3.

Tabalar

2.373

6.107

6.177

6.300

5.559

5.079

4.

Biduk-biduk

3.003

7.117

6.795

6.930

5.813

5.355

5.

Pulau Derawan

3.859

8.283

8.253

8.418

8.433

8.399

6.

Maratua

4.119

3.302

3.263

3.326

3.166

3.079

7.

Sambaliung

2.404

25.805

24.435

24.923

24.234

24.080

8.

Tanjung. Redeb

24

53.273

53.071

54.137

59.270

62.857

9.

Gunung Tabur

1.987

14.269

14.807

15.103

15.258

15.039

10.

Segah

5.116

6.973

6.907

7.045

8.224

8.694

11.

Teluk Bayur

176

16.956

16.750

17.085

19.047

20.588

12.

Batu Putih

1.651

6.317

5.493

5.602

6.377

6.689

13.

Biatan

1.432

4.822

4.548

4.639

4.887

5.059

Jumlah (jiwa)

 

167.696

164.501

167.791

174.661

179.444

Pertumbuhan (%)

 

 

-1,91

2,00

4,09

2,74

 

 

II. Sumberdaya

 

2.1      Sumberdaya Lahan Basah, Kering dan Air

Jenis penggunaan lahan di Kabupaten Berau tahun 2009, tampak pada Tabel 2.1. Luas lahan yang digunakan untuk sawah 7.642 ha, lahan bukan sawah seluas 1.142.685 ha dan lahan lain-lainnya (rawa, hutan Negara, jalan, sungai, dan sebagainya) seluas 2.262.373 ha, jadi total luas lahan  3.412.700 ha.

Lahan yang digunakan untuk budidaya padi sawah yang ditanami padi setahun, pada tahun 2009 mencapai 3.031 ha (Tabel 2.2).

Perluasan areal tanaman pangan di Kabupaten Berau dari tahun 2006-2010, tertera pada Tabel 2.3.  Pada umumnya luas areal untuk tanaman pangan (padi sawah, padi ladang, jagung, ubikayu, ubi jalar, kacang tanah, kedelai dan kacang hujau) tidak stabil, naik turun dari tahun 2006-2010.

Tabel 2.1.   Jenis penggunaan lahan di Kabupaten Berau, Tahun 2011

 

No

Penggunaan Lahan

Dalam satu tahun

Sementara tidak ditanami

Jumlah

Ditanam padi

Tidak ditanami padi

> Dua kali

Satu kali

1

2

3

4

5

6

7

1

Lahan Sawah

 

 

 

 

 

1.1

Irigasi teknis

940

-

-

-

940

1.2

Irigasi setengah teknis

147

-

-

-

147

1.3

Irigasi sederhana

623

998

163

210

1.994

1.4

Irigasi desa/Non PU

-

-

292

-

292

1.5

Tadah hujan

436

934

845

737

2.952

1.6

Pasang surut

217

521

140

274

1.152

1.7

Lebak

-

-

-

-

-

1.8

Polder lainnya

-

80

-

25

105

Jumlah

2.363

2.825

1.148

1.246

7.582

No.

Penggunaan Lahan

Luas

1

2

3

2.a

Lahan Bukan Sawah

 

2.1

Pekarangan

-

2.2

Tegal/Kebun

24.481

2.3

Ladang/Hama

12.046

2.4

Pengembalaan/Padang rumput

277.755

2.5

Sementara tidak diusahakan

243.037

2.6

Ditanami pohon/Hutan rakyat

4.384

2.7

Hutan rakyat

69

2.8

Perkebunan

5.500

2.9

Tambak

98.005

2.10

Lain-lainya

409.466

Jumlah Lahan Kering

1.075.103

2.b

Lain-lainnya

 

2.11

Rawa-rawa (yang tidak ditanami)

33.252

2.12

Hutan Negara

2.215.203

2.13

Rumah, Bangunan dan Halamannya

9.349

2.14

Lainnya (Jalan, Sungai, Danau, dll)

72.211

Jumlah Lahan Bukan Pertanian

  2.330.015

Jumlah

3.412.700

Sumber :    Laporan Pengunaan Lahan di Kabupaten Berau, 2011  Badan Pusat Stastistik dan Dept. Pertanian.

 

Tabel 2.2.  Luas penggunaan lahan untuk budidaya padi sawah yang ditanami padi setahun di Kabupaten Berau tahun 2006-2010

 

No

Jenis lahan sawah (ha)

Tahun

Rata-rata (ha)

2006

2007

2008

2009

2010

1.

Irigasi teknis

-

-

-

940

-

940

2.

Irigasi setengah teknis

-

-

-

100

-

100

3.

Irigasi sederhana

-

-

-

1.429

-

1.429

4.

Irigasi desa/Non PU

-

-

-

527

-

527

5.

Tadah hujan

-

-

-

944

-

944

6.

Pasang surut

-

-

-

503

-

503

7.

Lebak

-

-

-

-

-

-

8.

Lainnya (polder, rembesan dsb)

-

-

-

27

-

27

Jumlah

-

-

-

3.031

-