Untitled Document

UPTD

UPTD PSBTPH

Website : http://www.bpsbdistankaltim.web.id

 

UPTD PSBTPH

UPTD PEGAWASAN DAN SERTIFIKASI BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

 

UPTD Pengawasan dan Sertfikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura dipimpin oleh seorang Kepala UPTD yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

Tugas Pokok UPTD PSBTPH mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang Dinas di bidang pengawasan dan sertifikasi benih tanaman pangan dan hortikultura.

Untuk Menyelenggarakan tugas pokok maka UPTD PSBTPH mempunyai fungsi :

a. Penyusunan rencana teknis operasional pengawasan dan sertifikasi benih tanaman pangan dan hortikultura

b. Pelaksanaan kebijakan teknis operasional pengawasan dan sertifikasi benih tanaman pangan dan hortikultura

c. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pengawasan dan sertifikasi benih tanaman pangan dan hortikultura

d. Pengelolaasn urusan ketatausahaan

e. Pembinaan kelompok jabatan fungsional

f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya

 

Susunan Organisasi UPTD PSBTPH terdiri dari :

a. Kepala UPTD: Mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagaimana termaktib diatas

b. Sub bagian tata Usaha : Bertuigas melakukan pengumpulan data dan penyiapan bahan perencanaan program, keuangan,  ketatausahaan, rumah tangga, perlengkapan, kepegaaian dan kehumasan.

c. Seksi Sertifikasi dan Kultivar : mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan penyiapan bahan serta pelaksanaan sertifikasi benih dan penilaian kultivar

d. Seksi Pengelolaan Laboratorium dan Pengawasan Pemasaran Benih : mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan penyiapan bahan serta pelaskanaan analisa mutu benih dan pengawasan mutu benih.

e. Kelompok Jabatan Fungsional

VISI

Terciptanya industri benih yang handal berwawasan agribisnis, berorientasi pada mutu dengan sasaran 6 (enam) tepat yaitu :

              Tepat varietas, tepat mutu, tepat waktu, tepat tempat,tepat jumlah dan tepat harga

MISI

  1. Memberikan pelayanan prima bagi para produsen & pengedar benih dan petani konsumen benih
  2. Peningkatan mutu SDM benih
  3. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produsen dan pengedar benih
  4. Mendukung program pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura.

        SEKSI SERTIFIKASI & KULTIVAR :

  1. Penilaian Kultivar atau Varietas, yang meliputi :
  • Adaptasi dalam rangka pelepasan varietas tanaman semusim :
  •  Pengenalan Kultivar jenis tanaman Padi, Palawija & Hortikultura;
  • Penilaian, Inventarisasi, dan Pemetaan Penyebaran Varietas Padi, Palawija dan Hortikultura;
  • Pengumpulan verietas lokal tanaman Padi, Palawija dan Hortikultura;
  • Mendeterminasi dan menentukan pohon induk buah-buahan sebagai sumber benih;
  • Observasi kultivar / varietas dalam rangka pelepasan varietas tanaman tahunan;
  • Evaluasi Varietas dan Pengawasan Pemurnian Varietas;
  • Pengolahan data pengujian multilokasi, pengenalan, dan observasi;
  • Eksplorasi Plasma Nutfah;
  • DUS Test;
  • Pencatatan dan penyimpanan data yang berhubungan dengan kegiatan tersebut.

 

         2.    Melaksanakan Sertifikasi Benih, yang meliputi  Tanaman Pangan dan Hortikultura :

  • Pemeriksaan lapangan;
  • Pengawasan panen dan pasca panen;
  • Pemeriksaan alat panen dan pengolahan data;
  • Pengambilan contoh benih untuk uji laboratoris;
  • Penetapan lulus / tidak lulus suatu benih dalam rangka sertifikasi;
  • Pengawasan pemasangan label dan segel sertifikasi;
  • Pengumpulan dan penilaian data pelaksanaan sertifikasi untuk penyempurnaan penerapan sistem sertifikasi benih;
  • Pengadaan label sertifikasi benih;
  • Pengembangan metode sertifikasi;
  • Petak Pembanding / Check Plot;
  • Pencatatan dan penyimpanan data yang berhubungan dengan kegiatan tersebut.

               

SEKSI PENGELOLAAN LABORATORIUM DAN PENGAWASAN       

PEMASARAN BENIH :

1. Menganalisa Benih Secara Laboratories, yang meliputi :

  • Pengujian / analisa Kadar Air;
  • Pengujian / analisa Kemurnian;
  • Pengujian / analisa Daya Tumbuh;
  • Pengujian / analisa Vigor;
  • Pengujian / analisa Viabilitas secara biokimia;
  • Pengujian / analisa Kesehatan Benih;
  • Pengujian / analisa Heterogenitas;
  • Pengujian / analisa kebenaran varietas;
  • Penetapan berat benih;
  • Pengembangan metoda pengujian;
  • Uji kompatibilitas pengujian benih;
  • Uji profisiensi pengujian benih;
  • Verifikasi alat kadar air;
  • Pencatatan dan penyimpanan data yang berhubungan dengan kegiatan tersebut.

 

  1. Mengawasi Pemasaran Benih berdasarkan Peraturan yang berlaku, meliputi :
  • Monitoring benih yang diedarkan;
  •  Pengecekan Mutu Benih yang diedarkan;
  •  Pengawasan pemasukan benih import;
  • Penyelesaian kasus – kasus dalam peredaran benih;
  •  Inventarisasi pedagang benih;
  • Penerimaan permohonan pendaftaran dan penelahaan bonafiditas pedagang benih;
  • Menyampaikan pendapat dan saran pemberian dan pencabutan tanda daftar sebagai pedagang benih;
  • Pemeriksaan kebenaran label dari benih bina yang diperdagangkan;
  • Pemeriksaan catatan dari benih bina yang akan dan atau telah diperdagangkan;

 

 

 

KEWENANGAN LABORATORIUM

 

  1. P R I N S I P  :
  1. Pendekatan pelayanan

           Kepentingan produsen yang tersebar di seluruh              kabupaten          / kota di Kalimantan Timur dapat terlayani

           secara cepat.

b.     Pendekatan tenaga fungsional

               - Kewenangan tenaga fungsional yang menangani.

              - Pemenuhan  angka  kredit  untuk  kepentingan  karier  Analis Benih.

 

                                         DASAR HUKUM

 

  • UU. No. 12 tahun 1992, tentang Sistem Budidaya Tanaman.
  • Peraturan Pemerintah No. 44 / 1995, tentang Perbenihan Tanaman.
  • Peraturan Menteri Pertanian No. 39/Permentan/OT.140/8/06, tentang Produksi, Sertifikasi dan Peredaran Benih Bina.
  • Peraturan Menteri Pertanian No. 38/Permentan/OT.140 /8/2006 tentang Pemasukan dan Pengeluaran Benih.
  • Peraturan Menteri Pertanian No. 37/Permentan/OT.140/8/06, tentang Pengujian, Penilaian, Pelepasan dan Penarikan Varietas.
  • Peraturan Menteri Pertanian No. 28/Permentan/SP.120/3/’07 tentang Produksi Benih Kedelai.
  • Peraturan Dirjen Tan. Pangan No. 01/Kpts/H.310/C/1/2009, tentang Persyaratan dan tatacara sertifikasi benih bina tanaman pangan.
  • Peraturan pemerintah No. 49 Tahun 2002 Tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
  • Peraturan Direktur Jenderal Tanaman Pangan

No. 01/Kpts/HK 310/C/1/2009 Tentang Persyaratan dan Tata cara Sertifikasi Benih Bina Tanaman Pangan

  • Peraturan Menteri Pertanian

No. 55/Permentan/SR.120/12/2008, tentang Produksi Benih Kedelai,Kacang Tanah, Kacang Hijau,Ubi Kayu,dan Benih Ubi Jalar.

  • Undang-undang No.13 Tahun 2010 Tentang Horti Kultura